They offer different flash templates with latest features.
Search
Calendar
« March 2010 »
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
Calendar Event

Pelatihan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat Bagi Tenaga Fungsional
Read more...

Lomba Lintas Alam
Read more...

Contact Info
an image
BALAI TAMAN NASIONAL KELIMUTU
DIREKTORAT JENDRAL PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM

Jln. El tari no.16 Ende-Flores
Nusa Tenggara Timur

Phone: (0381) 23405
Fax: (0381) 23405

Hit Counter
11529

Tourism Object

Sungguh Ajaib Danau Kelimutu yang sejak Mei 2009 telah berubah warnanya Danau Tiwu Ata Mbupu (danau arwah para orang tua) hijau, danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (danau arwah muda-mudi) Biru dan danau Tiwu Ata Polo (danau arwah para tukang tenung) yang letaknya berdekatan berwarna Hijau, kini akhir Nopember sampai sekarang berubah warna menjadi Hijau Toska kecuali  Danau Tiwu Ata Mbupu (danau arwah para orang tua) berwarna hijau daun, oleh masyarakat setempat percaya dengan perubahan warna danau saat ini dikarenakan berhubungan dengan adanya riak-riak politik di Daerah bahkan Negara kita saat ini. Adanya kesamaan warna danau juga membuat pengunjung bertanya-tanya jangan-jangan kelimutu nantinya hanya satu warna saja namun menurut data yang ada, Danau Kelimutu pernah mengalami warna yang sama dalam perubahan warna pada tahun-tahun sebelumnya. 

Selain keunikan dan keindahan bentang alamnya, yang melatar belakangi kawasan Gunung Kelimutu dijadikan sebagai Taman Nasional adalah terdapatnya berbagai flora dan fauna yang endemik di kawasan Taman Nasional Kelimutu yaitu terdapat 78 jenis Flora, 2 (dua) diantaranya merupakan enis endemik Kelimutu yaitu Uta Onga (Begonia kelimutuensis) dan Turuwara (Rhondodenron renschianum) Pada saat musim berbunga antara Mei sampai dengan Agustus bagaikan taman Firdaus karena akan memberikan warna merah pada tepian danau. ada beberapa jenis satwa endemik Flores yaitu Burung Gerugiwa (Pachycephala nudigula nudigula) burung endemik yang suaranya sangat merdu ini sering disebut burung arwah karena jarang sekali menampakkan diri dan sulit ditemui. Dengan kicauan yang riuh bersahutan burung inilah yang selalu menyambut kedatangan Anda di Kelimutu setiap fajar menyingsing yang memiliki kicauan dengan 11 suara yang berbeda, dan 3 jenis mamalia yaitu tikus lawo (Rattus hainaldi ), deke (Papagomys armandivillei ), Wawi ndua (Sus heureni).

 Selain itu terdapat kawasan wisata agro di Desa Pemo yang berbatasan dengan Taman Nasional Kelimutu atau sekitar 4 KM dari Danau Kelimutu dengan disediakan jalur tracking yang dapat ditempuh 2 jam perjalanan ke air terjun Moni. Di tempat ini para pengunjung dimanjakan oleh berbagai produk tanaman pertanian dan kesejukan alam dan pamandangan yg sungguh menakjubkan karena latar belakang gunung-gunung dan pantai yang elok.

Kelimutu moonlight  tidak kalah menariknya dengan kondisi pada waktu siang hari selain menyaksikan pemandangan langit Kelimutu pada malam hari juga akan melihat Kota Wolowaru yang berbentuk kapal Pesiar  dapat dilhat dari pos penjagaan/ Informaton Centre TN. Kelimutu dan juga bisa menyaksikan lampu-lampu perahu nelayan di sekitar Wolowaru-Ende dan Paga-Maumere yang menghiasi lautan bebas.

Masih ragu juga untuk ke Taman Nasional Kelimutu?

Rumah adat di kampung Wologai Tengah Kecamatan Detusoko merupakan salah satu dari 24 komunitas adat suku LIO yang berada di sekitar Taman Nasional Kelimutu dengan budayanya yang luhur sangat kental dengan perilaku agraris, religi sekaligus magis dengan kedekatannya yang kuat kepadaan alam  bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi. Di kampung adat kita juga dapat menikmati seni tari adat LIO yang sering dipertunjukkan pada berbagai upacara atau pesta adat tertentu. Tarian yang dibawakan secara massal bisa berupa Gawi, Mure, Ule Lela Nggewa, Wanda Pala dan banyak lagi yang bisa diikuti oleh para wistawan.

Selain itu para pelancong yang mempunyai minat khusus untuk berkemah bisa datang ke areal camping ground Di Desa Wologai Tengah dengan biaya terjangkau dengan fasilitas terbaik dan disediakan juga makanan lokal dan Minuman kopi hangat yang bisa menjadi hidangan disaat mengagumi keindahan alam ciptaan yang Maha Pencipta.

Tenun ikat dan ukiran kayu merupakan salah satu produk kerajinan tradisional masyarakat, dari motif dan bentuk kain  kita bisa membaca produk asal kampung yang membuatnya. Motif dan corak kain melukiskan suatu cerita yang mengandung makna filosofi tinggi. serta kelayakan penggunaan yang sesuai dengan eventnya yakni untuk menghadiri pesta adat, pesta pernikahan, acara religi ataupun suasana berkabung.

Semuanya bisa menjadi kenangan yang tak terlupakan bila anda berkunjung ke Kawasan Taman Nasional Kelimutu.


Design downloaded from free website templates.